Terjaring Razia Saat Hendak Ikut Demo 1812, Seorang Santri Kedapatan Bawa Celurit


 Aparat kepolisian melakukan razia terhadap massa aksi 1812 di sejumlah titik salah satunya di Jatiuwung, Tangerang.

Kabid HumaPolda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya menjaring 4 orang di perbatasan menuju Jakarta.

“Hasil razia di perbatasan, dari santri pondok pesantren,” kata Yusri.

Yusri mengungkapkan mereka berempat merupakan santri dari sebuah pesantren di Pandeglang, Banten.

Kemudian polisi melakukan penggeledahan dan menemukan seorang santri membawa sebilah celurit.

“Ada satu orang kedapatan membawa senjata tajam celurit,” papar Yusri.

Yusri mengatakan mereka terjaring dalam bus ketika hendak bertolak ke Jakarta mengikuti aksi 1812.

Selanjutnya, massa menggelar aksi tersebut di depan Istana Negara, Jakarta Pusat seusai Salat Jumat.

Sementara itu, massa aksi terdiri atas kelompok simpatisan Rizieq Shihab yang mengatasnamakan Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI).

Mereka menuntut pembebasan Rizieq Shihab tanpa syarat.

0 Bangga Indonesia